Monday, January 23, 2012

You Heart Me Boy,I Heart You Back

'Bruk !!!' aku tak sengaja menabrak seseorang yang sedang berdiri di belakangku. "elo!!," orang itu berkata."morgan! ngapain lo disini?!?! lo ngikutin gue ya!" kataku kesal. "idih,PD banget lo!! kayak kurang kerjaan aja gue ngikutin lo! yang ada juga elo,kan yang ngikutin gue?!". "amit-amit deh!! ngapain coba? jijik tau ga!"."yee..biasa aja dong!". "minggir lo!!" ucapku ketus. aku segera berjalan meninggalkan tempat itu,aku itu sangat benci sekali dengan dia.udah orangnya sombong,belagu,sok kaya pula.bukan cuma itu,tapi mamanya dia 'Elisabeth The' udah ngerusak rumah tangga mama & papa ku.dan akhirnya mama bercerai dengan papa,papa lebih memilih mamanya morgan dibanding mama ku.
          Di sekolah,morgan selalu saja mencari masalah denganku,itu yang membuat aku makin benci sama dia.tapi untungnya aku punya sahabat yang selalu ada di sampingku dia selalu bisa membuatku tersenyum dan tenang,namanya Muhammad Dicky Prasetya. beruntung sekali aku punya sahabat seperti dia.Bisma Karisma,dia adalah salah satu pria yang suka mempermainkan hati wanita,alias playboy berat.karena ke playboy-an nya itu dia menjadi terkenal di sekolahan.Bisma adalah teman dekatnya Morgan dan Reza,mereka bertiga teman sekelas.Muhammad Reza Anugrah,dia adalah cowok yang cuek dan suka banget ngeledekin orang.
Rafael Landry Tanubrata & Rangga Dewamoela Soekarta adalah kakak kandungku.Rafael anak pertama dan Rangga anak kedua sedangkan aku anak terakhir,kami tiga bersaudara.kak Rafa sering menjadi tempat curhatku selagi aku sedang galau ataupun senang.sedangkan kak Rangga adalah penyemangatku,dia orang yang ceria dan suka bercanda,kalau ada di dekat dia mulutku tuh pegel,karna ketawa mulu,hahahaha...
Next Day .....
Seperti biasa kak rafa dan rangga selalu bertengkar hanya karna ingin mengantarku berangkat ke sekolah,dan akhirnya mereka suitan dan yang menang kak rafael,jadi pagi ini kak rafa yang anterin aku ke sekolah.seusai sarapan aku segera naik ke mobil kak rafael dan langsung berangkat ke sekolah.
"sampe deeeh.." kata kak rafael semangat."sip,thanks kak"."nanti pulangnya kakak jemput,ya","eh nggak usah kak,aku bisa pulang sendiri kok.emang kak rafa nggak sibuk,apa?","yaelaah,biasanya juga kakak jemput.pokoknya pulang sekolah nanti kak rafa yang jemput ya","iya deh kak,terserah kakak ajah","oke,dadaaah." Aku keluar dari mobil dan menuju kelasku (kelas Spielberg)."Dina!!!" teriaknya Dicky memanggilku,"wess..Dicky mas bro," balasku,"eh,gue laper" ucap dicky sambil memegang perutnya,"astagaa..emang dirumah lo nggak sarapan?","sarapan sih,dua piring malahan tadi","HA??" kataku kaget."ya biasa aja kali kagetnya,nggak usah begitu amat","hehehe..abisnya,setengah piring aja gue udah kenyang,apalagi dua piring","ke kantin aja yuk?","gile lo,kita masuk kelas aja belom","ya,kita ke kelas dulu nyimpen tas,ok?","waah..parah lo parah lo,ayok ayok..boleh dah"
aku segera menuju kelas dan menaruh tas,dan pergi ke kantin bersama dicky.di perjalanan kami bercanda-tawa.tapi sesampai nya di kantin,eeeeeh ada bapak kepala sekolah,saat aku dan dicky mau kabur.."Dicky !! Dina !!" teriaknya pak marsono,kepala sekolah kita."i..iya pak?" aku dan dicky menghampiri pak marsono "ngapain kalian disini? lihat sekarang jam berapa,bukannya masuk kelas malah ada disini","kita lagi ini pak..hmm...mau ke toilet,hehe" kata dicky dengan malu-malu "ke toilet??? berdua? sama cewek? ngapaiiiin??" pak marsono heran,"ii..si bapak pikirannya,aku tuh mau ke ruang guru pak bukan ke toilet,yang ke toilet mah si dicky doang" balasku "oooh... ngomong dong dari tadi,yaudah sana".lalu aku dan dicky pergi dari kantin itu,"yaelaa..nggak jadi makan deh" kata dicky tak semangat."yaelaa..nyantai aja kali,masih ada jam istirahat" balasku,"yaelaa..masih lama tau","yaelaa..timbang dua jam lagi","yaelaa..bukannya masuk ke kelas ya,nih bocah dua" ucap pak rizal yang tiba-tiba ada di depanku dan dicky,"eh bapak" ucap dicky sambil nyengir "bapak,bapak..emang saya bapakmu." balasnya.“kan bapak guru..gimana sih pak,hehe","yaudah sana masuk kelas cepetan!","iya pak",kami segera masuk kelas dan mengikuti jam pelajaran.
                      ********************************************

 (Di Kelas Guttenberg,kelasnya morgan) "eh chuy,lo berani nggak,nerima tantangan gue?" ucap morgan, "apaan deh morgan?", "apa aja boleh dah", "yailaa", "hehe..nih bisma,dengerin gue..lo pacarin tuh Dina,buat jatuh cinta sama lo,nah pas udah gitu lo putusin dia tanpa sebab,gimana? berani nggak??", "ih,jahat banget lo,gan",
"alaaah..biasanya kan lo begitu, lo kan playboy mampus di sekolah ini", "yee..si morgan", "serius,berani nggak lo?", "jaminannya apa ni kalo gue berhasil?", "lo lagi butuh laptop kan? ntar gue beliin,lo tinggal pilih aja,brader", "oke,fine..deal?", "Deal".dengan demikian Dina menjadi bahan taruhan bisma dan morgan."ada apaan nih?" kata reza yang baru saja datang, "semalem ada tuyul masuk kamar gue" canda bisma, "HAH?? serius lo,bis??" reza kaget, "ya nggak laaah!! jae..jae..."
                          ********************************************
Keesokan Harinya.....
"DINA !! ayo bangun! nanti kamu telat,nak" tariaknya mama dari lantai dasar.aku segera bangun dan bersiap-siap, lalu aku sarapan dengan mama dan kakak-kakak ku seperti biasa,"Finish! is time to go to school" kataku sambil menaruh piring di tempat cuci piring."yuk" ucap ka rangga,"eeh tunggu dulu,Dina biar gue yang anter" sambung kak rafael, "yee..enak aja lo ! kan lo udah kemaren? sekarang giliran gue dong!" balas ka rangga,"Gue,pokoknya!","oo..tidak bisa" kata ka rangga meniru gaya sule,"Hee!! berisik lo berdua! kak rafa ngalah yaa.. yuk ka rangga,cepetan..telat nih ntar" ucapku, "yuk" balas ka rangga..dan ka rafael jadi frustasi deeeh  -.-", Aku dan ka rangga segera masuk mobil dan langsung berangkat,(di dalem mobil) "cepetan dong kak,ngebut aja,ntar telat nih" kataku sembari memegang tangan ka rangga,"sabar dong,mau ngebut gimana? ini macet tauk" balasnya,"yaudah, terobos aja kak","yee..gabole,lagian nggak bisa juga,kali..tuh liat ada pak kumis,serem banget","pak kumis? mana? siapa?","itu yang lagi nungging","mana sih kak?","itu lho..polisi lalu lintas","yaelaa kak..orang lagi duduk,dibilang nungging.kakak ini matanya siwer yah,ckckck","hahahaha...liat tuh kumisnya,percis banget kayak jalan tol! Wkwkwkwk”,"hahahaha..kakak ngelawak". selama di perjalanan,aku dan kak rangga terus saja ketawa-ketiwi.sesampainya di sekolah,aku berpamitan dengan ka rangga dan langsung menuju kelas.
Di Kelas......
"Dicky mas bro!" teriakku, "ey Dhin", "apa kabar lo? lama kita nggak ketemu", "Prett..kemaren ketemu juga di sekolah", "eh,iya ya..hahaha", "mau nggak dhin?" dicky menawariku yuppi, "mau dong,thanks yo", "sama-sama". suasana kelas ramai,tapi menjadi hening seketika karna guru memasuki kelas."pagi" ucap pak rizal, "pagi pak" murid-murid serentak, "hari ini kita kedatangan murid baru,dia pindahan dari SMAN 1 Bandung" lalu pak rizal menyuruh murid itu memasuki kelas,daaaaan..murid itu mulai menampakkan wajahnya,oh my!! cakeeep kalee... Murid itu berdiri di depan papan tulis dan memperkenalkan diri,
"haloo..nama saya Muhammad Ilham Fauzi Effendi,kalian bisa panggil saya ilham,asal sekolah saya dari SMAN 1 Bandung,saya pindah karena udah bosen di sana,haha" kata ilham,"eh dick,cakep banget yah dia" bisik ku sambil menyenggol tangan dicky yang sedang dipakai untuk menopang dagu nya "nggak tuh,biasa aja,cakepan juga gue","nggak ah,pokoknya cakepan ilham","yee..kenapa? lo suka sama dia??","nggak juga sih,cuma enak diliat ajah","kirain lo suka","terus,kalo gue suka sama ilham,kenapa? lo cemburu ya? hahahaha","PD banget ih dina,ya nggak lah,lo kan sobat gue","kirain,hahaha".Ilham berjalan dan menuju meja yang berada di sampingku, "haloo" sapaku,"halo" balasnya, "eh,kenalin..gue dina" aku berjabat tangan dengan ilham.."ilham","ini di samping gue,Dicky namanya" ucapku sambil menunjuk dicky,mereka berdua hanya berbalas senyum.pelajalan pun berlangsung.
'Kring !! Kring!! Kring!!' bel istirahat berbunyi,seperti biasa,aku dan dicky pergi ke kantin bareng.aku dan dicky  berjalan keluar kelas,namun pada saat melewati lapangan,perjalanan itu pun terhenti."eh din,liat pertandingan basket  dulu yuk? "okey".lalu aku dan dicky mendekati lapangan dan berdiri di pinggirnya.disana terlihat murid-murid pria kelas Guttenberg sedang bertanding basket dengan murid kelas Davinci.disana,salah satunya ada morgan,bisma & reza.“dick,bisma cool banget yah" ucapku terbengong-bengong,"awas,nanti malah naksir loh,inget! dia siapa","ya nggak mungkin lah,gue juga tau kali kalau dia tuh playboy,hahahaha..."
          Pertandingan basket berakhir dengan score 5-2. Kelas Guttenberg memenangkan pertandingan itu,lalu para pemain duduk dan beristirahat.terlihat morgan sedang mengelap keringatnya dengan handuk kecil,dan di sebelahnya ada bisma yang sedang meminum satu botol air yang baru saja di ambil nya dari reza."bis,Dina tuh! samperin sana" kata morgan membisikkan bisma,"hah? eh iya..sip deh" balas bisma,dia menghampiriku, "halo Dina" ucapnya,"halo juga" balasku,"ke kantin bareng gue yuk?","apa? nggak salah denger gue?","ya nggak lah cantik" bisma terseyum lebar,"eh..eh.. tunggu dulu! maen ajak aja lo,gue sama dina baru aja mau ke kantin,lo sama dua curut itu aja sana!" kata dicky, "berisik lo! sana! sana! " bisma mendorong dicky sampai dicky terjatuh."apaan sih lo,bis!! maen dorong-dorong aja! seenaknya banget sih!" kataku sewot, lalu aku membantu dicky berdiri dan pergi meninggalkan bisma. Morgan dan reza menghampiri bisma sambil ketawa-ketiwi cekikikan,"ketawa aja teruuuuss" kata bisma.
Pulang sekolah.......
          Aku sedang menunggu kak rangga menjemput di depan sekolah.bisma yang baru saja keluar,langsung menghampiriku,"sore dina" ucapnya,aku menjawab sapaannya hanya dengan tatapan heran,"nungguin siapa? mending pulang bareng gue aja" tambahnya "gue udah di jemput,tuh baru dateng..gue duluan ya..daaah","eh Din!", "ape?", "nomer handphone lo,dong?","buat apaan dah? mana sini hp lo?", bisma memberikan handphone nya,lalu aku mencatat nomerku di hp nya dia dan langsung pergi menuju mobil ka rangga "itu siapa,din?" tanya rangga, "temen aku,ka","macaa?","serius!","rambutnya kayak sarang burung begitu,hahahaha","hahaha kakak ini".
Malam harinya....
          'Drrt..Drrt..' Handphone ku berbunyi,tanda ada sms masuk, "Canteek" isi dari sms itu,nomernya tak di kenal,"siapa sih nih?" balasku,beberapa menit kemudian nomer tak dikenal itu menelfon,"halo...siapa ya?" tanyaku,tapi tak ada jawaban dari sana, "halooo?" sapa ku lagi,tetap saja tak ada jawaban dan aku mulai kesal, "HEH!! SIAPA SIH NIH?? jangan main-main dong! iseng banget sih!!" bentakku "wess..jangan marah-marah dong,nanti cantik nya ilang","ini siapa sih?","bisma,bisma","yaelaa bisma,lo ngapain sih telfon malem-malem?", "nggak ngapa-ngapain","ada apa?","nggak ada apa-apa","astagaa..terus ngapain lo telfon guee????","pengen denger suara lo aja,hehe", "BISMAA!!!". akhirnya aku menutup telfon itu karna mulai kesal,tapi bisma terus saja menelfon.jadinya aku dan bisma mengobrol sampe pagi deh.
Next day...
          'Senyuman ku tak akan pernah luntur lagi singing all day long,Semangat ku tak akan pernah patah lagi dancing all nite long' ada telfon masuk di handphone ku, "halo?", "dina! lo dimana?? sekolah nggak? udah mau masuk lho ini", "ini siapa?", "Dicky!", oooh", "kok,oh doang? sekolah nggak lo?", "iya..eh iya!! yaaah telat gue!" aku menutup telfon dan bersiap-siap dengan terburu-buru,dengan gelisah aku menuruni tangga dan ke meja makan,"kak,anterin aku ke sekolah dong" ucapku di depan ka rangga & Rafael,"yuk" ka rangga dan rafa serentak,"gue aja!" kata rangga,"nggak! gue sekarang!" bentak Rafael, "ah elah,lama!!" kataku sambil menarik ka rafael ke luar rumah,"telat ya,apa mau naik motor aja biar cepet?","terserah kaka deh" aku dan ka rafa naik motor ke sekolah,ngebut tentunya..hahahaha...Aku berlari,waktu sampai di depan pager eeeeeh..pak satpam udah menggembok pager itu,"pak! telat 5 menit doang,ayolah di buka pager nya","ooo tidak bisa,kamu terlambat! makanya lain kali bangun pagi ya" kata satpam itu,"pak,yaah telat ya? buka dong pak pintunya" kata bisma yang baru saja datang berlari dengan muka capek nya,"kamu ini,sama aja ya berdua! pokoknya sekali tidak ya tidak!". bisma masih ngos-ngosan,"elo sih,bis!","lah? kok jadi gue yang disalahin?","ya elo! semalem kan lo telfon gue sampe pagi,jadinya gue telat bangun kan,"yaudah si","gimana nih sekarang? mana ntar ada ulangan bahasa inggris,lagi" kataku sedikit panik,"ikut gue" bisma menggandeng tanganku lalu pergi meninggalkan sekolah itu. Kami berjalan dan terus berjalan,sampai di depan bengkel perjalanan itu terhenti "ngapain lo ngajak gue kesini??" tanyaku,"ngambil mobil gue,kemaren keserempet motor". sesudah mengambil mobil,kami pergi ke Grand Indonesia dan berjalan-jalan berdua disana.saat sedang antri di magnum cafe,dicky menelfon ku,"hey,dimana lo?" kata dicky,“di GI nih sama bisma","ngapain?? nggak sekolah? waaah bolos ya?","nggak bolos juga,tadi gue sama bisma telat,terus pintu gerbang nya nggak di bukain,jadinya kita jalan aja deh" balasku,"yee..lagian sih lo,hati-hati ya,ntar kalo lo di apa-apain sama bisma tinggal telfon gue aja","yaelaa..lebai lo akh".
Aku menikmati masa-masa yang menyenangkan dengan bisma di hari itu. Keesokan harinya,besok,besok,dan besoknya lagi,bisma selalu saja mencoba untuk dekat denganku,Dicky pun mulai curiga padanya
          (2 minggu kemudian) 'kring..kring..kring' bel pulang sekolah berbunyi. aku membereskan buku-buku yang ada di meja belajarku,bisma masuk ke kelas dan menghampiri ku, "ikut gue yuk,din?", "eh,kemana?", "udah,ikut aja", "ooo tidak bisa,gue udah
janjian sama dina hari ini mau ke toko buku" kata dicky, "bawel lo,pokoknya dina ikut sama gue!, iya kan din?", "oh,yaudah..kalo gitu gue ikut", "enak aja lo" kata bisma,sewot. "aduuh!! berisik banget sih lo berdua!" ucapku kesal, "diem atau gue bacok?" tambahku,mereka berdua diam,takut gue bacok kali yah? hahahaha... "dicky,kita ke toko buku nya besok aja ya? nggak papa kan?", "yaudah deh,terserah dina aja,kalau gitu gue balik duluan ya,daaah" dicky berjalan keluar kelas. "dicky ngambek ya? hahaha" ucapku ke bisma, "iya kali,haha". aku dan bisma segera meninggalkan ruang kelas dan menuju parkiran untuk menaiki mobil bisma.
           (Di Mobil) "mau kemana sih?" tanyaku,"ke hatimu sayang" balasnya,"ih si bisma,gelo nya? kunaon ieu urang teh", "teu nanaon,neng..hahaha", bisma bernyanyi-nyanyi sambil menyetir, aku hanya diam dan menikmati suara bisma bernyanyi. saat suasana sudah hening,bisma membuka topik pembicaraan. "diem aja,din" kata bisma,"ya,emang napa?" balasku cuek,"ngobrol dong,eh..by the way,lo kok deket banget sih sama dicky?","ya,emang napa?","pacaran ya?","ya,emang nya.. eh! nggak kok! gue sama dicky cuman sahabatan aja","ooh,gue kira lo pacaran sama si culun itu","namanya dicky,ya..bukan si culun","iya iya, wah,berarti gue ada kesempatan nih" ucap bisma sambil senyum-senyum melirik ke arahku,"apadeh bisma","serius gue,din".aku menatap bisma dengan wajah bingung,bisma juga membalas tatapanku, "mau nggak?","mau apanya?","jadi cewek gue","ih,apaan sih! nggak asik banget,masa nembak cewek di mobil,udah gitu bilangnya cuma begitu doang,lagi" bantahku,bisma mencium pipiku sejenak dan kembali menyetir,aku terdiam menatap bisma,"elo ngapain,bis?" tanyaku,"I Heart You,Din" balasnya,"alaah..gombal abis lo","gue serius!”,"mana percaya gue sama playboy kayak lo","gue udah insyaf,udah cukup gue permainin hati cewek selama ini,gue pengen berubah.gue janji nggak akan nyakitin hati lo","macaa?","serius, lo mau nggak nerima cinta gue?","hmm.... mau nggak yaa??","mau dong,ayolah”, "okedeh,sayang","aaaa..Dinaa..Thank You so much ya,love you."
Next Day......
"halo? bisma! kamu dimana? jadi jemput ga? keburu telat ntar","iya..iya..ini lagi di jalan kok, beb..sabar ya sayang .. aiiih ... sayang :p ","apasi bisma",telfon ditutup. selama menunggu kurang lebih 10 menit,akhirnya bisma sampai juga di depan rumahku,"halo canteek" ucap bisma sembari membuka helm merah nya,"eeh kasep,meuni lama pisan","tadi macet euy di jalan, hayu atuh ah,engke telat,deui" kata bisma dengan logat sunda nya.
aku segera menaiki motor cagiva merah miliknya itu dan langsung berangkat ke sekolah.tak lama kemudian kami sampai juga di sekolah,seperti dugaanku,kita telat lagi.bisma mencoba membujuk pak satpam untuk membuka pintu gerbang itu,namun tak berhasil,aku juga ikut membujuknya."eeh pak,mukanya putihan ya sekarang,abis nyalon yak?" rayuku,"ah,ari si eneng bisa aja","ih,serius pak.tuh tuh tuh,kalo lagi senyum si bapak manis banget kayak combro","kok combro sih neng?”, "eh,gula pak maksudnya,hehehe..OH IYA!! saya pagi ini ada ulangan bahasa indonesia! aduh..buka dong pak,cepetan!","eh,iya neng..hayu atuh cepetan gih masuk kelas" pak satpam membuka pintu gerbang dan menyuruhku dan bisma masuk,aku tersenyum ke bisma dan memasuki sekolah."bisaan euy si geulis" ucap bisma.
Aku dan bisma bergegas menuju kelas masing-masing dan mengikuti mata pelajaran. Saat istirahat,aku dikenalkan kepada teman-temannya bisma,termasuk morgan dan reza anugrah.Dicky pun kaget saat dia mengetahui bahwa aku dan bisma sudah berpacaran.Dicky sepertinya tidak menyukai hubunganku & bisma,karena dia tau kalau bisma tuh playboy.
                   ***********************************************
Sudah berbulan-bulan aku bersama bisma,dan aku mulai merasakan rasa cinta itu datang,sepertinya aku mulai menyayanginya ,tapi yang aku takuti aku akan bernasib sama seperti mantan-mantan nya dia,tapi aku kini sudah percaya sepenuhnya kok sama bisma,semoga saja bisma juga begitu.Di suatu pagi yang cerah,aku berangkat ke sekolah bareng Dicky Prasetya dengan berjalan kaki "din,lo gimana sama bisma?" tanya dicky,"baik-baik aja" balasku,"lo kenapa sih mau sama bisma? dia kan playboy","dia khilaf kok,dia nggak akan ngulangin kesalahannya itu,katanya","iya kan katanya.gue takut aja nanti lo malah disakitin","nggak kok".
aku dan dicky sampai di kelas,lalu mengikuti mata pelajaran. 09:15,jam istirahat. bisma menghampiriku di kelas,lalu aku dibawanya pergi,dicky hanya diam dan menatap heran. Aku sampai di taman sekolah,aku dan bisma berdiri berhadap-hadapan,dia menatapku tajam dengan muka yang serius. "Dina","ya?","gue mau hubungan kita berakhir sampai disini" ucap bisma,"bisma..tapi,kenapa?","pokoknya hubungan kita nggak bisa berlanjut”,"iya,tapi kenapa? gabisa gitu dong,lo mutusin gue seenaknya tanpa sebab! lo nggak mikirin perasaan gue,apa?!?!" kataku sedikit kesal, "pokoknya kita putus!" bisma pergi meninggalkan tempat itu.aku hanya terdiam dan meneteskan air mata."kenapa?? kenapa di saat gue mulai sayang sama dia,dia malah ninggalin gue" batinku."bagus!!" kata morgan sambil tos-san sama bisma,"gimana ackting gue? keren kan??" ucap bisma "berbakat lo,bis..jadi aktor,hahaha" sambung reza "nih,laptop..sesuai dengan janji gue" kata morgan sambil memberikan laptop nya, "asiik" balas bisma.
tak disangka ternyata Dicky mendengar pembicaraan mereka,karena kesal,dicky pun menghampiri mereka dan menonjok bisma "Heh!! lo tuh cowok apa bukan sih!! seenaknya aja mainin perasaan cewek! elo tuh lebih pantes di bilang banci tau ga!!" kata dicky sambil mendorong bisma,"terus,lo mau apa? mau nonjok gue lagi? nih! silahkan! gue nggak takut!" balas bisma,"lo nggak usah sok jagoan deh!" sambung morgan,"dasar culun!" tambah reza,"lo diem aja ya! gue nggak ada urusan sama lo berdua!" ucap dicky sambil menunjuk morgan dan reza.lalu mereka ber-empat bertengkar,murid lain mencoba memisahkan mereka.
          Dicky masuk ke kelas,pelajaran sedang berlangsung,tapi dia tak melihat ku ada di sana.dicky keluar dari kelas dan mencariku, sesampainya di taman dicky menghampiriku yang sedang merenung sendirian."din,lo nggak papa?" kata dicky sembari memegang pundakku,"galau gue,dick" balasku,"udahlah nggak usah lagi mikirin dia,dari awal kan gue udah bilang,jangan terima dia","iya dick,harusnya dari awal gue dengerin elo,gue nyesel" aku meneteskan air mata,"yaudah,sekarang kita ke kelas aja ya?","nggak,kalaupun di kelas pasti gue nggak akan konsen" ucapku lemas,"kalo gitu gue temenin lo disini ya."
Sepulang sekolah......
          Aku dan dicky menuju tempat pemberhentian bis. "din,kusut amat muka lo..udahlah,nggak usah terlalu dipikirin", "iya iya,eh tuh bis nya udah ada,cepetan sana,keburu di tinggal", "nggak,gue mau nungguin lo sampe lo di jemput aja", "dicky,udahlah sana duluan aja,gue nggak papa kok sendirian disini", "yakin?", "iya,udah sana", "yaudah,gue duluan ya,dah dina!" dicky pun menaiki bis yang menuju ke arah rumahnya itu,aku kembali menunggu dengan galaunya.
          Sesampainya di rumah aku langsung masuk ke kamar dan terbaring lemas di atas ranjang ku,yang ada di pikiran ku hanya bisma,bisma,bisma,dan bisma. ternyata perkataan bisma itu semuanya bulshit! rasa sakit hati ini terus saja menghampiriku.
(Di kamar bisma) "kok gue ngerasa bersalah ya udah perlakuin dina kayak gitu? gue nggak berenti mikirin dia,apa iya gue sayang sama dia? tapi apa dina mau nerima gue lagi setelah kejadian ini terjadi?" batin bisma.
                       ************************************************
          1 minggu berlalu,Dina masih merasakan sakit hatinya terhadap bisma,dan bisma sekarang yakin 100% kalau Gadis yang dicintainya adalah Dina,Ardhina Ramadhani.
 (di kelas guttenberg) "bisma,lo kenapa deh? galau amat muka lo,no more mellow say no to galau,bis..haha " kata morgan "gua rasa,gua jatuh cinta sama dina,gan","apa??? nggak salah denger gue?","awalnya gue juga nggak percaya sih,tapi hati nggak bisa bohong","serius lo,bis?" tanya reza,"serius gue","waah..jangan-jangan si bisma di pelet nih sama dina" ,"gue nggak di pelet,eja!!”,"gue tau lo lagi bercanda,bis..hahaha lucu lu" kata morgan,"lo gak usah bercanda deh! pokoknya gue sayang sama dina.titik! gue akan kejar dia dan minta maaf!" kata bisma sambil meninggalkan kelas."napa sih tuh orang?" tanya reza ke morgan, morgan mengangkat pundaknya menandakan kalau ia tak tau.
Di kantin......
"dinaaa" sapa bisma,"eh,ngapain lo disini!" jawab dicky dengan ketus,"diem lo akh,Din..bisa nggak kita ngomong sebentar?”, "ya ngomong aja","tapi nggak disini","yaudah sih,tinggal ngomong aja,ribet banget" bentakku, lalu bisma menggandeng tanganku dan membawaku pergi, "eh,mau kemana" teriak dicky. Sesampainya di taman,"ngapain sih lo,bawa gue ke taman ini,mau nyakitin gue lagi?","gue mau ngomong sama elo,din","iya,ngomong apa??","gue nyesel udah nyia-nyiain lo, ngebuang lo begitu aja kayak sampah,gue nyesel din","terus? mau ngapain lo?","gue mau kita balikan lagi,gue mau ngulang semua dari awal,gue mau memperbaiki kesalahan gue","enak aja lo!! lo sih enak tinggal ngomong,nih..hati gue masih sakit sampe sekarang!" ucapku kesal,lalu aku pergi meninggalkan bisma dan kembali ke kantin.,"ngomong apa si bisma?" tanya dicky,"dia ngajakin balikan,enak banget ngomongnya,nggak mikirin perasaan gue,apa?","dia ngomong gitu? apa sih maunya,tuh orang!".
          Beberapa jam kemudian,terihat keramaian di depan sekolah,murid-murid berlarian untuk melihat keadaan.aku dan dicky ikut berlari ke depan sekolah ,"ada apa sih?" tanyaku ke michelle,"tuh ayang lo,mau loncat dari atap sekolah" balasnya,"hah???siapa? bisma?" aku langsung melihat ke arah atas, "BISMA!! LO GILA YA!! NGAPAIN LO DISITU" teriakku, "GUE LEBIH BAIK MATI DARIPADA HARUS KEHILANGAN LO!!" balasnya, "din,gue rasa dia serius deh" kata dicky membisikkan ku. Aku langsung berlari ke atap sekolah secepat mungkin dan menemui bisma,disana juga ada Morgan dan Reza yang mencoba membujuk bisma untuk tidak melakukan hal konyol itu, "Bisma" ucapku,bisma menoleh ke arahku sejenak,lalu kembali melihat ke arah depan. "bisma,konyol banget sih lo!! sini nggak!", "gimana? lo mau nggak nerima gue lagi","ya tapi nggak gini caranya! bis,gue ngeri lo jatoh,sini cepetan!","bisma! jangan gila deh lo! pikirin keluarga lo,temen-temen elo,orang tua lo pasti sedih liat lo kayak gini" teriaknya morgan. perlahan aku mendekati bisma, "din,yang perlu lo tau,gue sayang sama lo,sumpah,gue nyesel banget udah nyakitin hati lo, I Heart You","bisma.."  *hening sejenak*  "you heart me boy,I Heart you back"
          Bisma membalikan badannya,"sure?", "ya,I Heart You back,bisma". bisma memelukku erat.kini aku dapat membuka hati ku kembali untuk pacarku,Bisma karisma. Hubunganku dengan morgan juga sekarang sudah membaik,tak saling bermusuhan lagi. I Know Morgan so well... hahahahaha  :D



                                              -THE END-

0 comments:

Post a Comment